Senin, 31 Agustus 2015
Fakta Ed Sheeran
Jumat, 28 Agustus 2015
10 Fakta Mengejutkan Tentang Meghan Trainor
10 Fakta Mengejutkan Tentang Meghan Trainor
Meghan Trainor, siapa yang tak mengenalnya sekarang ini. Gadis yang penuh bakat ini memiliki beberapa fakta yang mengejutkan tentang dirinya. Siapa dia dan apa fakta tentang dirinya? Berikut ini ulasannya.
1. Mulai menulis lagu di umur 7 tahun.
Menurut ABC News Meghan menulis lagu pertamanya saat dia masih kecil, sekitar umur 7 tahun. Dia bisa bermain piano dan lagu pertamanya itu tentang betapa senangnya bibinya menikah dengan seorang laki-laki yang berasal dari Trinidad bernama Burton Toney.
2. Meghan banyak dipengaruhi oleh musik dari Karibia (Caribbean music).
Meghan menjelaskan pada Billboard bagaimana ia dipengaruhi musik dari Trinidad yang dibawa oleh pamannya. Sejak umur 7 tahun ia mendengarkan "Soca" sebuah genre musik yang berasal dari Trinidad dan mengatakan bahwa ia menyukainya. Meghan kecil kemudian membentuk band dan mulai membuat lagu yang bergenre ini.
3. Cuma butuh 8 menit untuk menulis lagu Lips Are Moving
Lagu Lips Are Moving menjadi populer padahal Meghan hanya butuh waktu 8 menit untuk menyelesaikannya. Sementara lagu All about The Bass hanya butuh waktu 45 menit untuk diselesaikannya bersama produsernya. Wow.. Meghan sungguh penulis lagu yang cepat dan brillian.
4. Meghan adalah artis yang multitalenta.
Dia bisa menyanyi, main piano, main gitar, terompet dan ukulele.
5. Meghan tidak menyangka bahwa lagu All About The Bass akan menjadi populer.
Meghan menulis lagu tersebut hanya untuk mengesankan produsernya Kevin Kadish. Ketika kemudian lagu itu menjadi terkenal ia sangat gugup dan bersyukur.
6. Awalnya tidak ada artis yang mau menyanyikan lagu All About The Bass.
Sebelumnya lagu itu sempat ditawarkan kepada Rihanna dan Adele untuk dinyanyikan tetapi mereka menolaknya. Akhirnya produser label LA Reid menawarkan Meghan untuk menyanyikan sendiri lagunya. Awalnya Meghan ragu karena merasa kualitasnya tidak sebanding dengan para pop star tetapi setelah didorong oleh produsernya ia berusaha meningkatkan kepercayaan dirinya dan memutuskan untuk menyanyikan sendiri lagunya. Dan terbukti lagu itu menjadi hits dan terkena serta merajai tangga lagu dunia.
7. Ibu Meghan menganggap lagu All About The Bass itu " mengesalkan dan mengganggu"
Ibu Meghan saat diwawancarai Time mengatakan awalnya dia pikir lagu ini sangat mengesalkan dan mengganggu tapi akhirnya karena sering di dengar di radio dia bisa menyukainya.
8. Meghan tidak membenci gadis langsing.
Meghan mengatakan bahwa dia menulis lagu All About The Bass bukan untuk mencela gadis bertubuh langsing dan membuka perang dengan mereka. Dia mengatakan dia hanya menulis lagu untuk mengatakan bahwa dia nyaman dengan ukuran tubuhnya yang boleh dibilang tidak langsing. Dia berharap semua orang juga bisa begitu, bisa mencintai bentuk tubuhnya apa adanya.
9. Meghan mendapatkan kontrak bermusiknya sejak SMA.
Meghan ditemukan oleh produser musik country Big Yellow Dog saat ada konfrensi yang dihadiri para penulis lagu, Dia segera membaca bakat gadis ini dan menerbangkannya ke Nashville untuk mengikuti audisi. Hasilnya Meghan mendapatkan kontrak musik pertamanya saat usianya tepat 18 tahun.
10. Meghan adalah penggemar berat penyanyi Sam Smith.
Meghan mengagumi vokal penyanyi Sam Smith dan sering mendengarkan lagu-lagunya. Jika sekarang dia bisa berteman dengan idolanya tersebut merupakan hal yang paling menyennagkan baginya.
![]() |
| Meghan Trainor (foto) |
1. Mulai menulis lagu di umur 7 tahun.
Menurut ABC News Meghan menulis lagu pertamanya saat dia masih kecil, sekitar umur 7 tahun. Dia bisa bermain piano dan lagu pertamanya itu tentang betapa senangnya bibinya menikah dengan seorang laki-laki yang berasal dari Trinidad bernama Burton Toney.
![]() |
| Meghan saat berumur 7 tahun (sumber) |
2. Meghan banyak dipengaruhi oleh musik dari Karibia (Caribbean music).
Meghan menjelaskan pada Billboard bagaimana ia dipengaruhi musik dari Trinidad yang dibawa oleh pamannya. Sejak umur 7 tahun ia mendengarkan "Soca" sebuah genre musik yang berasal dari Trinidad dan mengatakan bahwa ia menyukainya. Meghan kecil kemudian membentuk band dan mulai membuat lagu yang bergenre ini.
3. Cuma butuh 8 menit untuk menulis lagu Lips Are Moving
Lagu Lips Are Moving menjadi populer padahal Meghan hanya butuh waktu 8 menit untuk menyelesaikannya. Sementara lagu All about The Bass hanya butuh waktu 45 menit untuk diselesaikannya bersama produsernya. Wow.. Meghan sungguh penulis lagu yang cepat dan brillian.
![]() |
| Meghan dalam klip Lips Are Movin |
4. Meghan adalah artis yang multitalenta.
Dia bisa menyanyi, main piano, main gitar, terompet dan ukulele.
![]() |
| Meghan dan ukulelenya |
5. Meghan tidak menyangka bahwa lagu All About The Bass akan menjadi populer.
Meghan menulis lagu tersebut hanya untuk mengesankan produsernya Kevin Kadish. Ketika kemudian lagu itu menjadi terkenal ia sangat gugup dan bersyukur.
6. Awalnya tidak ada artis yang mau menyanyikan lagu All About The Bass.
Sebelumnya lagu itu sempat ditawarkan kepada Rihanna dan Adele untuk dinyanyikan tetapi mereka menolaknya. Akhirnya produser label LA Reid menawarkan Meghan untuk menyanyikan sendiri lagunya. Awalnya Meghan ragu karena merasa kualitasnya tidak sebanding dengan para pop star tetapi setelah didorong oleh produsernya ia berusaha meningkatkan kepercayaan dirinya dan memutuskan untuk menyanyikan sendiri lagunya. Dan terbukti lagu itu menjadi hits dan terkena serta merajai tangga lagu dunia.
7. Ibu Meghan menganggap lagu All About The Bass itu " mengesalkan dan mengganggu"
Ibu Meghan saat diwawancarai Time mengatakan awalnya dia pikir lagu ini sangat mengesalkan dan mengganggu tapi akhirnya karena sering di dengar di radio dia bisa menyukainya.
8. Meghan tidak membenci gadis langsing.
Meghan mengatakan bahwa dia menulis lagu All About The Bass bukan untuk mencela gadis bertubuh langsing dan membuka perang dengan mereka. Dia mengatakan dia hanya menulis lagu untuk mengatakan bahwa dia nyaman dengan ukuran tubuhnya yang boleh dibilang tidak langsing. Dia berharap semua orang juga bisa begitu, bisa mencintai bentuk tubuhnya apa adanya.
![]() |
| All About The Bass yang terkenal itu |
9. Meghan mendapatkan kontrak bermusiknya sejak SMA.
Meghan ditemukan oleh produser musik country Big Yellow Dog saat ada konfrensi yang dihadiri para penulis lagu, Dia segera membaca bakat gadis ini dan menerbangkannya ke Nashville untuk mengikuti audisi. Hasilnya Meghan mendapatkan kontrak musik pertamanya saat usianya tepat 18 tahun.
10. Meghan adalah penggemar berat penyanyi Sam Smith.
Meghan mengagumi vokal penyanyi Sam Smith dan sering mendengarkan lagu-lagunya. Jika sekarang dia bisa berteman dengan idolanya tersebut merupakan hal yang paling menyennagkan baginya.
![]() |
| Sam Smith |
Biodata Personil 5 Seconds Of Summer ( 5SOS )
Biodata Personil 5 Seconds Of Summer ( 5SOS )
Hai.. sudah lama gk nulis ya, waktu masuk sini udah banyak sarang laba-laba dimana-mana -__-
ok, sekarang saya datang bawa cowok-cowok ganteng nih hehe..
Saya akui sih, sebenarnya saya lumayan terlambat banget tau tentang mereka ini :P tapi lebih baik terlambat daripada enggak sama sekali, haha..
oke ya.. jadi yang akan kita bahas kali ini adalah tentang band aliran pop punk asal Australia 5 SECONDS OF SUMMER !!! Saya pertama kali tau mereka itu di twitter. waktu itu banyak banget teman teman d twitter yang nge-tweet tentang 5SOS. jadinya kepo kumat deh haha. awalnya saya kira 5SOS itu boyband kaya One Direction, The Wanted, Big Time Rush dan semacamnya. so, saya nanya deh ke om GOOGLE.
DAN FAKTA MENGEJUTKANLAH YANG SAYA DAPAT !!*capslockjebol *alaybroh*
5SOS merupakan band asal Sydney, Australia baranggotakan 4 orang. yang dimana umur mereka itu masih muda banget ! inilah yang buat saya makin tertarik. jujur aja, waktu itu saya lagi suka banget sama young singer gitu.. haha sekarang juga masih kok. oh ya nama fanbase mereka adalah 5SOSFAM. nah biar ini blong isinya sesuai dengan judunya, hehe . ini nih biodata para personilnya dari yang paling muda.....
1. LUKE ROBERT HEMMINGS
Ini cinta pertama sayaaa ! waktu liat video mereka yang Heartbreak Girl, langsung hati hati ini terpaut sama luke :3 waktu liat birth date nya saya makin histeris ! dia lebih muda 5 bulan dari saya..! aiihh mama !! menantumu brondong hahha
Luke adalah Gitaris dan Main Vocalist
Nama : Lucas Robert Hemmings ( Luke Hemmings )
TTL : 16 Juli 1996
twitter : @Luke5SOS
Fave color : Biru
Zodiac : Cancer
luke punya lesung pipit yang imut banget. mamanya luke itu adalah guru matematika. trus dia suka banget sama pizza. kalo binatang, luke suka pingguin. Luke juga punya anjing namanya Molly, mirip nama monyetnya Justin Bieber yah.. haha
2. CALUM THOMAS HOOD
kalo ini saya sebutnya si big nose.. haha liat aja idungnya wkwkw.
banyak yang kira Calum ada keturuan asia padahal gak ada darah asia sama sekali. dia blasteran skotlandia sama kiwi. Calum ini yang buat saya berpaling dari luke hahaha... tapi tetap masih sayang luke kok *apasiih*
Calum adalah Vocal dan bassist
Nama ; Calum Thomas Hood
TTL : 25 Januari 1996
fave color : Biru
twitter : @Calum5SOS
Zodiac : Aquarius ( Sama donk ! :3 )
Calum cuma suka Keju Cheedar. Ciuman pertamanya Calum itu waktu umur 13 *yaahh.. saya lupa waktu itu sama saya atau bukan ya ??* tipe cewek calum itu ya cewek yang rambutnya coklat coklat gitu. beda sama luke yang suka pinguin, calum lebih suka anjing.
3. MICHAEL GORDON CLIFFORD
Yang ini saya juga suka :) eh sebenarnya semuanya suka sih,, hahah.. ini michael atau mike. warna asli rambutnya sebenarnya blonde tapi mike sering banget ngewarnain rambutnya. menurut gue dia itu rocker imut haha. dandanannya itu ala badboy gitu. tapi dimata 5sosfam tetep aja imut. haha
Mike adalah Vocal dan gitaris
Nama : Michael Gordon Clifford
ttl : 20 november 1995
twitter : @Michael5SOS
Zodiac : Scorpio
Mike itu orangnya unik. dia obsesi banget sama cewek *ehem asal jangan playboy aja ya mike -_-* enggak seperti calum, mike gak milih cewek berdasarkan warna rambut. dia suka cewek, apapun warna rambutnya *kita disini mike ! #Kibasrambut* . mike gak terlalu suka nama tengahnya. dia juga gak suka tanda tangannya *ribet deh ni cowok -_- untung ganteng* kesamaan saya sama mike itu kita berdua ANAK TUNGGAL *tos
4. ASHTON FLETCHER IRWIN
nah.. ini dia kakak tertua.. hhaha Ashton irwin adalah member paling murah senyum. ramah banget. paling gokil, tukang masaknya 5SOS karena dia doang yg bisa masak haha. awal tau 5SOS saya paling susah bedain Ashton sama Luke apa lagi kalo mata mereka gk keliatan. alias dari idung ke mulut. kalo sekarang ? udah hapal banget dong :3 ashton adalah personil dengan senyum termanis :3 sama kaya Luke, Ashton juga punya lesung pipit yang buat dia tambah guaannnteeeng :3
Ashton adalah Vocal dan drummer
Nama ; Ashton Fletcher Irwin
Ttl : 7 Juli 1994 ( Lebih muda dari Justin :3 #Plak sorry Jiwa beliebers gue gk bisa dihilangin udah akut
haha
Fave Color : Merah *sama :3
twitter ; Ashton5SOS
Zodiac : Cancer
yang bikin saya klpek klepek sama ashton itu adalah krena ini >>> "What type of girls do you like ?" Ashton : "Girls that are uniqe and beautiful in their own way" so sweet gk sih :3.
Ashtonitu takut gelap, ashaton suka kura-kura, trus buah fave nya itu nanas sama pisang. mungkn karena umurnya lebih tua, dia itu tempat curhat paling baik, aston adalh pendengr yang baik. sebenarnya ashton tu pake kacamata. pernah liat donk foto ashton pake kaca mata :3
Well, sebenarnya masih banyak lagi fact tentang 5SOS maupun fact masing-masing membenya, tapi saya lagi males ngetik, hahaha. mereka juga diundang tampil oleh Billboard award tahun 2014 dan mereka excited bgt :)
Ini cover buat EP mereka DON'T STOP
Fakta One Direction
Fakta One Direction
- Harry Styles lahir tanggal 1 Februari 1994, menjadikan cowok berbintang Aquarius ini member termuda 1D.
- Sedangkan yang tertua di 1D adalah Louis Tomlinson yang lahir pada 24 Desember 1991, rasi bintangnya Capricorn.
- Zayn Malik yang juga berzodiak Capricorn seperti Louis, lahir tanggal 12 Januari 1993.
- Niall Horan lahir tanggal 13 September 1993 dan Liam Payne, 29 Agustus 1993, dan keduanya berada dibawah naungan rasi bintang Virgo.
- Harry dibesarkan di desa Holmes Chapel di Cheshire.
- Pengaruh musik terbesar Harry adalah The Beatles, ia juga penggemar beratnya Coldplay.
- Louis dan Liam pernah membuat Harry menangis dua kali, karena mereka meluruskan rambut Harry dan mencoret-coret wajahnya saat tidur! Hahaa.. sadiiiis!
- Dulu Niall sama sekali nggak peduli ama fashion tapi sekarang lumayanlah stylenya sudah membaik, cuma kebiasaan kentutnya itu nggak bisa diilangin..
- Acara TV favorit Harry adalah ”Family Guy” dan film favoritnya adalah ”Love Actually”.
- Salah satu kebiasaan unik Zayn adalah menjulurkan lidah setiap saat.
- Saat masih penjurian di ”The X Factor”, Harry naksir berat sama salah satu juri, Cheryl Cole dan host “Xtra Factor”, Caroline Flack. Dia juga sempat mengatakan naksir sama Louis Tomlinson sambil bercanda!.
- Anak – anak 1D tinggal dalam jarak 100 meter satu sama lain di London. Sedangkan Harry dan Louis, dua member yang paling ’berantakan’ ternyata tinggal serumah.

- Harry suka tidur telanjang! ;P
- Titik lemah Zayn adalah cewek cerdas! Good Zayn..!
- Tapi titik lemah Zayn adalah tidak bisa berenang.
- Sampai saat ini Cuma Harry dan Louis, member 1D yang telah lulus tes mengemudi.
- Louis dibesarkan di Doncaster, South Yorkshire. Orang terkenal lainnya yang berasal dari sana; Jeremy Clarkson dan Brian Blessed.
- Ternyata Harry takut naik rollercoaster!
- Liam paling sering ganti style rambut.
- Kalau sedang nggak bekerja, jadwal Niall adalah: tidur, kentut, makan, dengerin musik, kentut, twitteran, kentut, makan, tidur. Ckckck.. hidupnya bermanfaat sekali yaa.. -__-”
- Liam menggambarkan dirinya seperti tokoh Troy di film High School Musical, soalnya dia suka basket dan bernyanyi.
- Liam pernah membuat permohonan saat 11:11:11.
- Saat Louis sedang bosan, dia suka mengganggu Niall kalo Niall sedang menelpon.
- Louis pernah tidur berjalan, dan Niall menemukannya tergeletak di lantai dengan bernyanyi The Jungle Book di tengah malam. Hahahaa..!
- Zayn naksir berat sama Megan Fox dan cowok yang disukainya Justin Timberlake.
- Kalo ngedate, Louis bakal ngajak ceweknya nonton ke bioskop, lalu makan malam di restoran Italia.
- Sebagai pecinta ayam, Zayn mengaku bahwa dia tidak akan bisa hidup tanpa ayam.
- Jika Louis memiliki kekuatan super ia akan memilih untuk bisa terbang.
- Band favorit Louis adalah The Fray.
- 1D senang sekali jika bisa berkolaborasi dengan Bruno Mars, ”Bruno memiliki banyak lagu bagus, penampilan panggung yang hebat dan vokalnya benar – benar sempurna.”
- Buku pertama 1D, “One Direction: Forever Young (Our Official X Factor Story)”, debut di nomor satu dalam daftar Sunday Times Bestseller.
- Selebriti yang ditaksir Louis, jika itu wanita adalah Diana Vickers, kalau prianya ia akan memilih Robbie Williams.
- Louis bilang dia suka gadis yang suka makan wortel! Hmm.. aneh juga yaa..

- Tidak hanya berbakat menyanyi, Zayn juga pandai bermain alat musik Triangle.
- One Direction adalah Brand Ambassador untuk game komputer Pokemon Black and White, dan juga tampil dalam iklan TVnya.
- Tur One Direction 2011/2012 di Inggris terjual habis hanya dalam 12 menit ketika tiket mulai dijual pada bulan September!. Wow!
- “Up All Night” direkam di tiga tempat berbeda, London, Los Angeles dan Swedia.
- Liam menghabiskan masa kecilnya di Wolverhampton, tempat kelahiran legenda Led Zeppelin, Robert Plant.
- Warna favorit Liam adalah ungu.
- Film favorit Liam adalah Toy Story.
- Selebriti yang ditaksir Liam, jika itu wanita adalah Leona Lewis, kalau prianya ia akan memilih Michael McIntyre seorang stand-up comedian.
- Liam hanya memiliki satu ginjal setelah salah satunya diangkat saat dirinya masih kecil. Oleh karenanya dia benar-benar mutlak dan tidak pernah menyentuh setetes pun alkohol dan rokok.
- Ketika Niall punya pacar, dia suka bermain dengan rambutnya tapi paling benci kalo ngeliat cewek takut makan di hadapannya.
- Kalau disuruh milih antara cewek dan makanan Niall lebih milih makanan ketimbang cewek.
- Liam pernah menangis saat menonton ”Marley & Me”.
- Liam memiliki fobia sangat tidak biasa, ’Koutaliaphobia’, alias takut SENDOK! Menurutnya sendok itu sangat aneh dan saking nggak sukanya, dia ingin menciptakan sebuah aplikasi ‘anti-sendok’ untuk ponsel. Whaattt?!!
- Niall dibesarkan di Mullingar di Irlandia.
- Niall itu kidal.
- Wanita ideal Niall adalah Cheryl Cole dan jika ia naksir pria, orang itu adalah Michael Buble.
- “Grease” adalah film favorit Niall sepanjang masa.
- Zayn dibesarkan di Bradford, West Yorkshire. ‘Bradfordians’ terkenal lainnya yaitu Brontë sister, pesulap, Dynamo dan Gareth Gates.
- Buku favorit Zayn adalah Harry Potter.
- Zayn membutuhkan waktu yang lama hanya untuk sekedar ngaca.
- Menggigit bagian bawah bibirnya adalah salah satu kebiasaan buruknya saat gugup atau jika sedang menyembunyikan sesuatu, dia juga suka melet melet nggak jelas. Hahahaa..
- NSYNC dinobatkan oleh Zayn sebagai boyband favoritnya sepanjang masa.
- Warna favorit Niall adalah biru.
- Sebelum audisi untuk ”The X Factor”, Harry adalah frontman dari band “White Eskimo” bersama teman – teman sekolahnya Haydn Morris, Nick Clough dan Will Sweeney.
- Kalender 1D 2012 tercatat sebagai kalender terlaris sepanjang masa di situs Amazon.co.uk, mengungguli Cheryl Cole dan calendar resmi JLS di 2011.
- Sebelum ikut “The X Factor”, Harry berambisi menjadi pengacara!
- Pada Desember 2011 Niall memakai kawat gigi. Nggak keliatan? Coba lihat lebih dekat lagi karena warna kawat giginya putih.
- Ternyata Liam penggemar berat tinju.

- Ed Sheeran (Moments) dan pemenang American Idol Kelly Clarkson (Tell Me A Lie) termasuk dalam penulis lagu di album“Up All Night”.
- MV ‘Gotta Be You’ diambil di New York dan di tepi Lake Placid.
- Niall, Liam, Louis, Zayn dan Harry juga ikut menulis 4 lagu, ‘Taken’, ‘Everything About You’, ‘Same Mistakes’ dan ‘Save You Tonight’.
- Nama Zainal yang sebenarnya dieja dengan ‘i’ (Zain), namun menurutnya nama ‘Zayn’ terdengar lebih ‘original’, makanya dia pilih itu sebagai nama panggungnya.
- Maskot keberuntungan Niall sepasang kaus kaki putih!
- Liam pernah mengaku memiliki sepasang pelurus rambut warna PINK!

- ’Free Falling’–nya John Mayer didapuk sebagai lagu favorit Harry sepanjang masa.
- Niall jago main gitar, sementara Harry ‘gape’ mainin kazoo.
- Simon Cowell percaya 1D memiliki apa yang dibutuhkann untuk menjadi salah satu boyband terbesar di planet ini. “I think they are the new Take That.”, ujarnya pada harian Daily Star.
- Selama audisi “The X Factor” semua anak 1D masih berstatus pelajar. Niall di sekolah menengah Colaiste Mhuire, Millingar; Zayn di Tong High School, Bradford; Liam di City of Wolverhampton College, Harry di Holmes Chapel Comprehensive School dan Louis di Hall Cross School, Doncaster
- Satu – satunya buku yang dibaca Niall adalah “To Kill A Mockingbird” – buku klasik Amerika.
- Zayn sempat mengencani sesama peserta ”The X Factor” Rebecca Ferguson selama empat bulan tetapi hubungan itu berakhir ketika mereka “terpisah”. Rebecca sendiri 6 tahun lebih tua dari Zayn.
- Kalau Zayn, Louis dan Harry pendukung Manchester United. Liam itu supporternya West Bromich Albion dan Niall setia pada Derby County
- 1D mempunyai boneka figur bertinggi 30cm tinggi yang diciptakan menggunakan laser-image face-sculpts dalam keaslian yang maksimal.
- Harry sempat tampil menjadi cameo di MV pertama Ed Sheeran, ‘Drunk’, yang disyuting di belakang panggung Shepherd Bush Empire London.
- Harry bilang nggak masalah jika nanti ia ngedate sama salah seorang fansnya, “Ya tentu saja. Jika kamu menyukai seseorang, ya lakukan saja. Tak ada bedanya jika dia fans atau bukan.”
- Mantan pacar Harry, Caroline Flack berusia 15 tahun lebih tua darinya, Harry, 17 dan Caroline, 32.
- Kalau disuruh memilih untuk menjadi binatang, maka Zayn akan memilih Singa.
- Jika Liam bisa berubah menjadi salah satu tokoh dalam sebuah Film, ia ingin menjadi Superhero seperti Iron Man.
- Zayn agak flirty, tapi dia sedikit pemalu di depan kamera.
- Zayn pakai kalung salib, tapi itu hanya sekedar aksesoris. Dia asli muslim.
- Pekerjaan pertama yang pernah Zayn lakukan adalah menjadi pelayan di restoran keluarganya.
- Lagu favorit Zayn adalah ’Thriller’–nya Michael Jackson; Harry menyukai ‘Shine On You Crazy Diamond’ milik Pink Floyd; pilihan Louis adalah ‘Look After You’ dari The Fray; Niall memilih ‘Viva La Vida’–nya Coldplay, dan Liam lebih memilih ‘Happy Birthday’, karena berarti ia akan mendapatkan hadiah.
Review: Paper Towns - John Green
![]() Judul: Paper Towns Penulis: John Green Penerbit: Speak Tebal: 305 halaman Tahun Terbit: 2009 Rating: 5/5 |
Quentin Jacobsen has spent a lifetime loving the magnificently adventurous Margo Roth Spiegelman from afar. So when she cracks open a window and climbs back into his life--dressed like a ninja and summoning him for an ingenious campaign of revenge--he follows.
After their all-nighter ends and a new day breaks, Q arrives at school to discover that Margo, always an enigma, has now become a mystery. But Q soon learns that there are clues--and they're for him. Urged down a disconnected path, the closer he gets, the less Q sees of the girl he thought he knew.
.....
Sebetulnya, sebelum lebaran tiba, saya sudah selesai membaca 'Paper Towns'. Namun, karena masih harus mempersiapkan keperluan lebaran, bekal mudik, dan lain-lain, makanya baru bisa nulis review-nya sekarang. Hehehe. Jadiii, mohon maaf lahir dan batin, ya! Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H bagi yang merayakan! *telat* :p
'Paper Towns' berkisah tentang seorang laki-laki remaja bernama Quentin Jakobsen yang jatuh cinta pada Margo Roth Spiegelman, tetangganya, sejak mereka masih kecil. Seiring dengan berjalannya waktu, dengan Margo yang cukup populer dan semua sifat geek yang dimiliki Q, hubungan mereka berdua menjadi semakin menjauh. Pada suatu malam, Margo secara tiba-tiba menyelinap menemui Q melalui jendela kamar cowok itu. Ia meminta bantuan pada Q untuk meminjamkannya mobil - dan menemaninya - berkeliling kota demi menunaikan misi balas dendam pada beberapa orang yang telah menyakiti hatinya. Q tentu saja tidak dapat menolak permintaan Margo tersebut. Seluruh hal menakjubkan yang terjadi pada malam itu membuat Q jadi merasa lebih memahami Margo. Anehnya, pada keesokan paginya, Margo malah menghilang. Dengan dibantu oleh tiga orang teman dekatnya, Q berusaha memecahkan berbagai klu yang, ia yakini, sengaja dibuat oleh Margo khusus untuknya karena cewek itu ingin Q menemukan dirinya. Namun, semakin jauh Q melangkah, semakin ia sadar bahwa Margo begitu berbeda dengan yang diketahuinya dan dipikirkannya selama ini. Bahwa selama ini, Q hanya melihat Margo sesuai dengan apa yang dirinya sendiri proyeksikan tentang cewek itu.
Sejujurnya, setelah membaca 'The Fault in Our Stars' yang bagi saya juara banget itu, saya nggak menaruh eskpektasi yang terlalu tinggi terhadap 'Paper Towns'. Saya ngerasa sedikit khawatir juga: gimana kalau ceritanya membosankan? Gimana kalau saya berhenti membaca di tengah jalan? - and there were still many 'how if' that crossed my mind at that time. Tapi, begitu saya buka bukunya, saya malah nggak sadar sudah membaca sekian halaman dan saya menikmati itu! Banget! 'Paper Towns' memang bukan 'The Fault in Our Stars' yang cukup mengharukan, sebaliknya, 'Paper Towns' malah cukup sering bikin saya tegang. Lagi-lagi gaya bercerita John Green bikin saya ikut larut dalam usaha menemukan Margo di buku ini. Saya suka bagaimana John Green konsisten merajut kata-kata yang begitu youngish, funny, tapi juga masih banyak pelajaran hidup yang bisa kita ambil.
Dan saya harus memberikan applause pada John Green atas karakter-karakternya dalam 'Paper Towns' ini. Saya jatuh cintaaaa! Memang nggak semuanya lovable, sih, ada juga yang bikin sebel dan gregetan, tapi mereka terasa pas banget aja gitu. Like, each character really fits the story very well. Dalam buku ini, Margo adalah satu-satunya karakter yang saya suka tapi juga saya benci. Saya suka bagaimana dia digambarkan begitu vulnerable di balik eksteriornya yang ceria, ceplas-ceplos, dan restless. Tapi saya terkadang juga sebel dengan keegoisannya yang kayaknya nggak tau waktu banget itu, pake kabur-kaburan segala tanpa pikir panjang dulu. But if Margo didn't disappear, then where would the story come from?
Karakter favorit saya udah jelas banget deh: Quentin. Saya suka sifat geek-nya dan *spoiler!* bagaimana dia rela tidak menghadiri wisuda kelulusan SMA-nya demi menemukan Margo. Salah satu sahabat Q yang bernama Ben juga terkadang mencuri spotlight sang tokoh utama. Tiap kata yang keluar dari mulutnya hampir selalu bikin ketawa. Keanehan dan kelucuannya lah yang sering mencairkan suasana dalam berbagai adegan yang cukup serius dan menegangkan. Lalu, Radar, sahabat Q yang lain, memiliki karakter yang bertolak belakang dengan Ben, seolah saling melengkapi. Radar merupakan orang yang cukup serius, internet genius, namun tidak "selurus" Q yang kurang doyan menghadiri berbagai macam pesta atau acara yang ramai. Untuk hal tersebut, Radar kompak dengan Ben. Namun, kedua lelaki tersebut begitu kompak membantu Q untuk mencari Margo. Persahabatan mereka memang nggak mengandung hal-hal semacam bromance gitu, sih, tapi saya suka dengan interaksi antar mereka bertiga. Terasa real.
Meski saya cukup sebel dengan beberapa karakter dalam 'Paper Towns', namun saya harus ngaku bahwa setelah selesai membaca buku ini, I found myself cope hardly with reality. I couldn't even start reading a new book for the next few days. I was like, "What will happen with Q and Margo next?" 'Paper Towns' juga mengingatkan saya bahwa kita (seharusnya) nggak boleh merasa kecewa apabila orang-orang yang ada di sekitar kita, bahkan yang dekat dengan kita dan sudah kita kenal lama, tiba-tiba berubah. Karena bisa saja hasil dari perubahan tersebut merupakan "wajah asli" mereka dan kita terlalu terpaku dengan proyeksi pikiran kita tentang mereka, sehingga kita merasa kecewa karena mereka menjadi berbeda dengan apa yang kita pikirkan.
'Paper Towns' berkisah tentang seorang laki-laki remaja bernama Quentin Jakobsen yang jatuh cinta pada Margo Roth Spiegelman, tetangganya, sejak mereka masih kecil. Seiring dengan berjalannya waktu, dengan Margo yang cukup populer dan semua sifat geek yang dimiliki Q, hubungan mereka berdua menjadi semakin menjauh. Pada suatu malam, Margo secara tiba-tiba menyelinap menemui Q melalui jendela kamar cowok itu. Ia meminta bantuan pada Q untuk meminjamkannya mobil - dan menemaninya - berkeliling kota demi menunaikan misi balas dendam pada beberapa orang yang telah menyakiti hatinya. Q tentu saja tidak dapat menolak permintaan Margo tersebut. Seluruh hal menakjubkan yang terjadi pada malam itu membuat Q jadi merasa lebih memahami Margo. Anehnya, pada keesokan paginya, Margo malah menghilang. Dengan dibantu oleh tiga orang teman dekatnya, Q berusaha memecahkan berbagai klu yang, ia yakini, sengaja dibuat oleh Margo khusus untuknya karena cewek itu ingin Q menemukan dirinya. Namun, semakin jauh Q melangkah, semakin ia sadar bahwa Margo begitu berbeda dengan yang diketahuinya dan dipikirkannya selama ini. Bahwa selama ini, Q hanya melihat Margo sesuai dengan apa yang dirinya sendiri proyeksikan tentang cewek itu.
Sejujurnya, setelah membaca 'The Fault in Our Stars' yang bagi saya juara banget itu, saya nggak menaruh eskpektasi yang terlalu tinggi terhadap 'Paper Towns'. Saya ngerasa sedikit khawatir juga: gimana kalau ceritanya membosankan? Gimana kalau saya berhenti membaca di tengah jalan? - and there were still many 'how if' that crossed my mind at that time. Tapi, begitu saya buka bukunya, saya malah nggak sadar sudah membaca sekian halaman dan saya menikmati itu! Banget! 'Paper Towns' memang bukan 'The Fault in Our Stars' yang cukup mengharukan, sebaliknya, 'Paper Towns' malah cukup sering bikin saya tegang. Lagi-lagi gaya bercerita John Green bikin saya ikut larut dalam usaha menemukan Margo di buku ini. Saya suka bagaimana John Green konsisten merajut kata-kata yang begitu youngish, funny, tapi juga masih banyak pelajaran hidup yang bisa kita ambil.
Dan saya harus memberikan applause pada John Green atas karakter-karakternya dalam 'Paper Towns' ini. Saya jatuh cintaaaa! Memang nggak semuanya lovable, sih, ada juga yang bikin sebel dan gregetan, tapi mereka terasa pas banget aja gitu. Like, each character really fits the story very well. Dalam buku ini, Margo adalah satu-satunya karakter yang saya suka tapi juga saya benci. Saya suka bagaimana dia digambarkan begitu vulnerable di balik eksteriornya yang ceria, ceplas-ceplos, dan restless. Tapi saya terkadang juga sebel dengan keegoisannya yang kayaknya nggak tau waktu banget itu, pake kabur-kaburan segala tanpa pikir panjang dulu. But if Margo didn't disappear, then where would the story come from?
Karakter favorit saya udah jelas banget deh: Quentin. Saya suka sifat geek-nya dan *spoiler!* bagaimana dia rela tidak menghadiri wisuda kelulusan SMA-nya demi menemukan Margo. Salah satu sahabat Q yang bernama Ben juga terkadang mencuri spotlight sang tokoh utama. Tiap kata yang keluar dari mulutnya hampir selalu bikin ketawa. Keanehan dan kelucuannya lah yang sering mencairkan suasana dalam berbagai adegan yang cukup serius dan menegangkan. Lalu, Radar, sahabat Q yang lain, memiliki karakter yang bertolak belakang dengan Ben, seolah saling melengkapi. Radar merupakan orang yang cukup serius, internet genius, namun tidak "selurus" Q yang kurang doyan menghadiri berbagai macam pesta atau acara yang ramai. Untuk hal tersebut, Radar kompak dengan Ben. Namun, kedua lelaki tersebut begitu kompak membantu Q untuk mencari Margo. Persahabatan mereka memang nggak mengandung hal-hal semacam bromance gitu, sih, tapi saya suka dengan interaksi antar mereka bertiga. Terasa real.
Meski saya cukup sebel dengan beberapa karakter dalam 'Paper Towns', namun saya harus ngaku bahwa setelah selesai membaca buku ini, I found myself cope hardly with reality. I couldn't even start reading a new book for the next few days. I was like, "What will happen with Q and Margo next?" 'Paper Towns' juga mengingatkan saya bahwa kita (seharusnya) nggak boleh merasa kecewa apabila orang-orang yang ada di sekitar kita, bahkan yang dekat dengan kita dan sudah kita kenal lama, tiba-tiba berubah. Karena bisa saja hasil dari perubahan tersebut merupakan "wajah asli" mereka dan kita terlalu terpaku dengan proyeksi pikiran kita tentang mereka, sehingga kita merasa kecewa karena mereka menjadi berbeda dengan apa yang kita pikirkan.
Sinopsis Detective Conan: Sunflowers Of Inferno ( 2015 )
Detective Conan: Sunflowers Of Inferno ( 2015 )
Sinopsis Detective Conan: Sunflowers Of Inferno ( 2015 )
Director: Kubon Shizuno
Writers: -
Stars: Minami Takayama, Kappei Yamaguchi, Rikiya Koyama, Wakana Yamazaki
Film animasi berjudul “Detective Conan: Sunflowers Of Inferno” ini merupakan film yang menceritakan sebuah lukisan Van Gogh yang bernama Bunga Matahari. Conan berusaha untuk melacak Kaito Kid, yang dicurigai sebagai orang di balik hilangnya lukisan Van Gogh tersebut.
Jadwal Tayang :
- Movie Theaters: 18 April 2015 ( Japan )
- Genre: Animation
- Companies: TMS Entertaiment
- Official:
- MPAA Rating: R
Trailer Film Detective Conan: Sunflowers Of Inferno 2015
Sumber Video : Detective Conan: Sunflowers Of Inferno ( 2015 )
Langganan:
Komentar (Atom)















